Manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi ada banyak lho, Bun. Terutama untuk perkembangan otak si Kecil selama periode keemasannya. Yuk, pelajari manfaat keduanya pada artikel di bawah ini!
Apa Itu Omega-3 dan Omega-6?
Omega 3 adalah lemak esensial yang bermanfaat bagi jantung, otak, dan metabolisme tubuh. Sementara omega 6 merupakan nutrisi yang menyediakan energi bagi tubuh.
Nah, baik omega 3 dan 6 tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, Bun. Karenanya, si Kecil harus mengonsumsi berbagai jenis makanan yang kaya akan lemak sehat tersebut.
Manfaat Omega-3 dan 6 untuk Bayi
Ada banyak manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi yang dapat mendukung tumbuh kembangnya. Berikut penjelasannya, Bun.
1. Omega-3 dan 6 Mendukung Perkembangan Kognitif
Bun, omega-3 dan 6 penting untuk perkembangan otak bayi. MPASI kaya omega-3 dan 6 bantu si Kecil belajar lebih cepat.
Kekurangan nutrisi ini bisa mempercepat penurunan fungsi saraf. Jadi, pastikan si Kecil mendapat cukup omega-3 dan 6, ya!
2. Omega-3 Menjaga Kesehatan Mata
Omega 3, terutama DHA, merupakan komponen utama dalam perkembangan retina mata, yang berpengaruh terhadap kemampuan melihat si Kecil.
Pastikan si Kecil mendapatkan ASI eksklusif dan MPASI kaya asam lemak omega 3 agar retinanya selalu dalam kondisi prima dan penglihatannya lebih tajam.
Baca Juga: 10 Makanan Bayi 6 Bulan untuk Dukung Kecerdasan Otak
3. Omega-3 Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi yang tak kalah penting adalah meningkatkan daya tahan tubuh.
Omega 6 (ARA) akan membantu tubuh untuk merespon zat asing yang dianggap berbahaya oleh tubuh dengan mengaktifkan sistem imun sehingga menimbulkan peradangan.
Nah, omega 3 (DHA) merupakan zat yang akan membantu tubuh untuk meredakan peradangan tersebut sehingga si Kecil cepat pulih.
4. Omega-3 Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Otot
Tidak hanya dengan vitamin D, manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi dapat membantu pertumbuhan tulang dan otot lebih sehat.
Omega 6 (ARA) berperan penting dalam menjaga kepadatan tulang bayi, sehingga tulang jadi lebih kuat dan tidak mudah keropos. Tulang yang sehat dan kuat membuat si Kecil dapat beraktivitas dengan lebih baik.
5. Omega-3 Mengurangi Risiko dan Gejala Asma
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi omega 3 kelompok DHA dan EPA dalam jumlah yang cukup mampu menekan risiko si Kecil terkena asma di kemudian hari.
Jika si Kecil sudah mengalami asma, konsumsi DHA dan EPA dengan takaran yang memadai juga dapat bantu meringankan gejala yang muncul.
6. Omega-3 Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi
Manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi dapat bantu meningkatkan kualitas tidur si Kecil.
Asupan omega 3 (DHA) yang cukup dapat membantu proses produksi hormon serotonin dan melatonin yang berpengaruh terhadap kualitas tidur yang lebih baik.
7. Omega-6 Menjaga Kesehatan Kulit dan Rambut
Manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi selanjutnya adalah menjaga kesehatan kulit dan rambut.
Ceramide, senyawa yang menjaga lapisan kulit selalu sehat dan kuat ini dibentuk oleh omega 6 (ARA). Tak hanya itu, omega 6 juga berperan menyuburkan dan memperpanjang hidup folikel rambut.
8. Omega-6 Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat omega 3 dan 6 dapat mendukung kesehatan jantung. Omega 6 membantu menurunkan kadar kolesterol LDL yang berbahaya, dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Selain itu, omega-6 berperan menjaga kestabilan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
9. Omega-6 Menjaga Mood Agar Anak Bahagia
Mood atau suasana hati diatur oleh sistem saraf pusat otak yang mengatur pikiran, sensasi, gerakan, kesadaran, dan daya ingat. Sistem saraf pusat ini tersusun dari omega 6 (ARA) dan omega 3 (DHA).
Agar si Kecil terus merasa bahagia dan jarang rewel atau tantrum, salah satu caranya adalah memenuhi kebutuhan gizi omega 3 dan 6 dari ASI dan MPASI.
10. Omega-6 Mengurangi Risiko Penyakit Paru dan Sepsis
Manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi dapat mengurangi risiko penyakit paru dan sepsis.
Penurunan kadar omega-6 (ARA) berhubungan dengan risiko lebih tinggi terkena sepsis, terutama pada bayi prematur.
Ini karena kadar DHA dan ARA yang rendah dapat mengganggu sistem imun dan respons peradangan, sehingga bayi prematur lebih rentan terhadap penyakit paru kronis dan sepsis.
Sumber Makanan Kaya Omega-3 dan 6 untuk Bayi
Bunda sudah mengetahui manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi bagi pertumbuhan yang optimal. Lalu, apa saja sumber makanan yang kaya omega-3 dan 6?
1. ASI sebagai Sumber Utama Omega-3
Sumber makanan kaya omega-3 yang pertama adalah ASI. Ini karena ASI mengandung asam dokosaheksaenoat (DHA), salah satu jenis omega-3.
Pastikan si Kecil mendapatkan ASI eksklusif untuk pemberian nutrisi omega-3 yang optimal, ya.
2. Ikan Berlemak Rendah Merkuri
Salah satu ikan berlemak dengan kadar merkuri yang rendah adalah salmon. Kadar omega-3 pada ikan salmon yaitu 2.150 mg per 100 gram.
Salmon tidak hanya kaya omega-3, tetapi juga protein berkualitas tinggi serta berbagai nutrisi penting, seperti vitamin D, selenium, dan vitamin B.
3. Suplemen Minyak Ikan
Karena tubuh kita tidak dapat menghasilkan omega-3 sendiri, pastikan si kecil mendapatkan asupan yang cukup melalui makanan atau suplemen minyak ikan.
Namun, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk dosis yang tepat ya, Bun.
4. Minyak Nabati
Bunda bisa memberikan minyak nabati sebagai sumber omega-6 untuk bayi dalam menu MPASI si Kecil.
Beberapa rekomendasinya seperti minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak sawit.
5. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung kadar omega-3 dan 6 yang bisa diberikan untuk si Kecil.
Beberapa di antaranya seperti biji chia, biji bunga matahari, flaxseed, kacang tanah, kacang mede, dan almond.
Baca Juga: 10 Ikan yang Tidak Boleh untuk MPASI, Tinggi Merkuri!
Bunda bisa mencari inspirasi resep MPASI untuk bayi dengan mengunduh Inspirasi MPASI Kaya Zat Besi. Resep-resepnya dibuat oleh Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CBS, CIMI, sehingga tak hanya kelezatannya yang terjamin, tapi juga gizinya pasti optimal. Unduh GRATIS, sekarang!
Cara Memberikan Omega-3 dan Omega-6 pada Bayi dengan Aman
Bunda sudah mengetahui manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi, serta sumber makanan yang bisa diberikan untuk si Kecil. Berikut cara memberikan kedua nutrisi penting ini pada si Kecil, ya!
1. Ketahui Kebutuhan Omega-3 dan 6 Sesuai Usia Bayi
Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, rekomendasi kebutuhan omega 3 harian untuk bayi adalah sebagai berikut:
- Bayi usia 0-5 bulan : 0,5 gram (bersumber dari ASI eksklusif)
- Bayi usia 6-11 bulan : 0,5 gram (bersumber dari ASI dan MPASI)
- Bayi usia 12-24 bulan : 0,7 gram (bersumber dari ASI dan MPASI)
Sementara itu, kebutuhan harian omega 6 untuk bayi adalah:
- Bayi usia 0-5 bulan : 4,4 gram (bersumber dari ASI eksklusif)
- Bayi usia 6-11 bulan : 4,4 gram (bersumber dari ASI dan MPASI)
- Bayi usia 12-24 bulan : 7 gram (bersumber dari ASI dan MPASI)
2. Pentingnya Keseimbangan Antara Omega-3 dan Omega-6
Menyeimbangkan asupan omega-3 dan omega-6 penting dalam menjaga kesehatan si Kecil secara menyeluruh dan mencegah penyakit kronis.
Konsumsi omega-3 dan 6 yang tidak seimbang dapat menyebabkan beberapa kondisi, seperti:
- Peningkatan peradangan
- Risiko penyakit kardiovaskular
- Penurunan kemampuan kognitif
- Memengaruhi suasana hati dan kesehatan mental
3. Hindari Konsumsi yang Berlebihan
Pentingnya menjaga asupan omega-3 dan 6 yang seimbang juga diperlukan agar tidak dikonsumsi berlebihan.
Konsumsi berlebihan menyebabkan beberapa kondisi seperti risiko penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit inflamasi dan autoimun serta mengganggu perkembangan otak.
Karena itu, jika Bunda hendak memberikan suplemen omega-3 dan 6 pada si Kecil sebaiknya harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu ya, Bund.
Itu dia penjelasan mengenai manfaat omega 3 dan 6 untuk bayi, serta sumber makanannya untuk rekomendasi MPASI si Kecil. Semoga artikel ini membantu!