Facebook Pixel Code 5 Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil, Kebutuhan, dan Sumbernya

Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil, Kebutuhan, dan Sumbernya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 25 March 2025

Trimester 1
Nutrisi
Cover Image of Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil, Kebutuhan, dan Sumbernya

 

Selama masa kehamilan, vitamin C sangat penting bagi Bunda dan janin. Simak apa saja manfaat vitamin C untuk ibu hamil, dampak jika kekurangan, kebutuhan, hingga sumbernya!

Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil

Vitamin C adalah vitamin larut air yang juga berperan sebagai antioksidan untuk melindungi sel dan jaringan tubuh dari kerusakan. Berikut beberapa manfaat vitamin C untuk ibu hamil dan janin:

1. Mendukung Perkembangan Janin

Vitamin C membantu tubuh membentuk kolagen, yaitu zat penting yang mendukung pertumbuhan kulit, pembuluh darah, otot, dan tulang bayi dalam kandungan.

Vitamin C juga membantu tubuh Bunda menyerap zat besi dari makanan, sehingga oksigen bisa tersalur dengan baik ke janin lewat darah yang masuk melalui plasenta dan tali pusat.

Oksigen sangat penting untuk membantu pertumbuhan sel dan organ janin. Jika oksigen kurang, janin bisa mengalami gangguan pertumbuhan atau bahkan risiko kematian dalam kandungan.

2. Membantu Penyerapan Zat Besi

Salah satu manfaat vitamin C untuk ibu hamil adalah membantu mencegah terjadinya defisiensi besi.

Sebab, vitamin C membantu penyerapan zat besi dari makanan nabati (seperti sayuran dan kacang-kacangan) lebih optimal di dalam tubuh.

Vitamin C juga mendukung pembentukan cadangan zat besi pada janin yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak di 6 bulan pertama usianya setelah lahir nanti.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Ibu Hamil

Vitamin C membantu daya tahan tubuh ibu hamil dengan meningkatkan fungsi sel imun dan melindungi dari infeksi.

Penelitian membuktikan, suplemen vitamin C dapat mempercepat penyembuhan dan mengurangi keparahan flu. Vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen yang penting untuk menjaga kekuatan plasenta.

Jika plasenta tidak kuat, Bunda mungkin lebih berisiko terhadap komplikasi seperti kelahiran prematur atau gangguan pertumbuhan janin.

Namun, memang belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa asupan vitamin C dapat secara langsung mengurangi risiko komplikasi kehamilan seperti kelahiran prematur.

Baca Juga: 5 Vitamin Penting yang Perlu Dikonsumsi Ibu Hamil

4. Menjaga Elastisitas Pembuluh Darah

Vitamin C membantu pembentukan kolagen yang menjaga elastisitas pembuluh darah saat hamil. Kekurangan vitamin C untuk ibu hamil bisa membuat pembuluh darah kaku dan mengganggu fungsi vaskular.

Gangguan ini dapat menyebabkan preeklampsia, hipertensi kehamilan, dan aliran darah plasenta terganggu. Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi ke janin berkurang sehingga menghambat pertumbuhannya.

Selain itu, gangguan vaskular bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur dan BBLR. Kondisi ini juga dapat menyebabkan komplikasi persalinan yang berbahaya bagi ibu dan bayi.

Akan tetapi, belum ada cukup penelitian yang dapat membuktikan konsumsi vitamin C secara rutin (baik sendiri maupun dikombinasikan dengan suplemen lain) dapat mencegah komplikasi kehamilan seperti keguguran, kelahiran prematur, atau pre-eklampsia.

5. Menjaga Kesehatan Kulit 

Manfaat lain dari vitamin C untuk ibu hamil adalah menjaga kesehatan kulit, karena vitamin C membantu pembentukan kolagen yang menjaga kekuatan dan elastisitas kulit.

Saat hamil, cadangan kolagen yang cukup bisa membantu kulit melentur dengan fleksibel, sehingga dapat mengurangi kemungkinan atau keparahan stretch mark (guratan pada kulit akibat peregangan).

Namun meski vitamin C bantu memproduksi kolagen, belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa mengonsumsi vitamin C saja bisa mencegah atau mengurangi stretch mark saat hamil.

Baca Juga: 4 Manfaat Asam Folat (Vitamin B9) untuk Ibu Hamil

Dampak Kekurangan Vitamin C pada Ibu Hamil

Kekurangan vitamin C akan menyebabkan komplikasi serius pada Bunda dan janin, antara lain:

1. Risiko Anemia

Vitamin C membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi dari makanan. Kekurangan zat besi saat hamil dapat berkembang menjadi anemia, yang bisa membahayakan kesehatan Bunda dan janin.

Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling sering dijumpai pada ibu hamil.

2. Gangguan Perkembangan Janin

Vitamin C juga membantu tubuh Bunda menyerap zat besi dari makanan, sehingga oksigen bisa tersalur dengan baik ke janin lewat darah yang masuk melalui plasenta dan tali pusat.

Jika oksigen kurang, janin bisa mengalami gangguan pertumbuhan atau bahkan risiko kematian dalam kandungan.

Asupan vitamin C yang tidak mencukupi selama kehamilan juga dapat menghambat perkembangan otak janin secara optimal.

3. Sistem Imun yang Lemah

Salah satu manfaat vitamin C untuk ibu hamil berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. 

Kekurangan vitamin ini dapat membuat Bunda menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit selama kehamilan.

Berapa Kebutuhan Vitamin C Harian untuk Ibu Hamil?

Mengacu pada rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan, kebutuhan vitamin C untuk ibu hamil di setiap trimester adalah 85 mg per hari.

Kebutuhan ini bisa Bunda penuhi melalui konsumsi makanan kaya vitamin C atau suplemen jika diperlukan.

Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C untuk memastikan dosis yang tepat.

Sumber Vitamin C yang Baik untuk Ibu Hamil

Penting bagi Bunda untuk memastikan asupan vitamin C yang cukup sejak awal kehamilan. Berikut adalah beberapa makanan sumber vitamin C untuk ibu hamil:

1. Jambu Biji Merah

Jambu biji merah adalah salah satu buah dengan kandungan vitamin C tertinggi, yaitu sekitar 376 mg per cangkir. 

Selain itu, seluruh bagian tanaman jambu biji mulai dari akar hingga daunnya dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan.

Konsumsi jambu biji bisa membantu mengontrol diabetes, tekanan darah tinggi, dan mengurangi peradangan.

2. Jeruk

Jeruk dikenal sebagai sumber utama vitamin C dalam pola makan banyak orang. 

Satu buah jeruk ukuran sedang menyediakan sekitar 83 mg vitamin C, sedangkan jeruk mandarin mengandung sekitar 24 mg vitamin C.

3. Kiwi

Buah kiwi juga termasuk sumber vitamin C dengan kandungan sekitar 134 mg vitamin C per cangkir. Kiwi juga memiliki manfaat tambahan seperti sifat anti-kanker, anti-diabetes, dan anti-inflamasi. 

Mengonsumsi buah ini juga baik untuk pencernaan, karena mengandung enzim alami yang membantu pemecahan protein dalam tubuh.

4. Mangga

Satu cangkir mangga mengandung sekitar 60,1 mg vitamin C, sementara satu buah mangga utuh mengandung sekitar 122 mg vitamin C. 

Selain itu, mangga juga merupakan sumber beta-karoten dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan mata. 

Mangga dengan warna lebih kuning cenderung mengandung lebih banyak karotenoid, sedangkan mangga yang lebih merah kaya akan sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan yang Harus Dihindari

5. Stroberi

Stroberi adalah buah yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan kuat. Satu cangkir stroberi dapat memberikan hampir 85 mg vitamin C. 

Buah ini tidak hanya membantu meningkatkan sistem imun, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan mencegah berbagai penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

6. Paprika

Paprika adalah salah satu sumber vitamin C untuk ibu hamil yang tertinggi. Semakin matang paprika, semakin tinggi pula kandungan vitamin C di dalamnya.

Satu cangkir paprika merah cincang mengandung hingga 191 mg vitamin C, sedangkan paprika hijau memiliki 120 mg vitamin C.

7. Brokoli

Brokoli merupakan sumber vitamin C yang bagus untuk Bunda konsumsi selama kehamilan. 

Satu cangkir brokoli mentah mengandung sekitar 81,2 mg vitamin C atau hampir setara dengan kandungan vitamin C dalam jeruk. 

Selain itu, brokoli juga mengandung berbagai vitamin dan mineral lain yang mendukung kesehatan jantung dan otak.

8. Kubis Brussel

Setengah cangkir kubis brussel yang dimasak mengandung sekitar 49 mg vitamin C. 

Sayuran ini juga kaya akan vitamin K dan vitamin A yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang.

9. Pepaya

Satu cangkir pepaya mengandung sekitar 88 mg vitamin C, sementara satu buah pepaya kecil memiliki kandungan vitamin C sekitar 95,6 mg.

Pepaya juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lainnya, seperti sifat anti-inflamasi, antioksidan, anti-penuaan, dan membantu mempercepat proses penyembuhan luka.

10. Kale

Kale adalah salah satu sayuran yang mengandung banyak nutrisi penting, termasuk vitamin C, kalsium, dan vitamin K. 

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, kale sebaiknya dikonsumsi mentah dalam salad atau smoothie

Kale juga kaya akan serat yang baik untuk pencernaan dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Tips Konsumsi Vitamin C agar Maksimal

Melengkapi asupan vitamin C saat hamil juga bisa dengan bantuan konsumsi susu hamil yang difortifikasi nutrisi penting, seperti SGM Bunda High-Iron.

Susu kehamilan SGM Bunda High-Iron tinggi zat besi dan asam folat, juga diperkaya DHA, minyak ikan, dan protein. Dukung nutrisi lengkap untuk perkembangan janin, lezatnya tidak bikin mual.

Semoga informasi di atas membantu ya, Bun! Jangan lupa gabung jadi member Generasi Maju untuk dapatkan promo serta kesempatan kumpulkan poin berhadiah menarik dari setiap pembelian produk SGM.

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya