Facebook Pixel Code 16 Makanan Tinggi Kalsium untuk Bayi dan Manfaatnya

16 Makanan Tinggi Kalsium untuk Bayi dan Manfaatnya

Disusun oleh: Tim Penulis

Diterbitkan: 25 March 2025

7 - 9 Bulan
Nutrisi
Cover Image of 16 Makanan Tinggi Kalsium untuk Bayi dan Manfaatnya

 

Penting bagi Bunda memberikan makanan tinggi kalsium untuk bayi agar si Kecil bisa tumbuh maksimal dengan tulang dan gigi yang kuat. Simak kebutuhan harian bayi dan sumber kalsiumnya!

Berapa Kebutuhan Kalsium Harian untuk Bayi?

Kalsium adalah mineral penting untuk kesehatan tulang, gigi, otot, saraf, dan jantung. Mineral ini juga berperan dalam pembekuan darah dan fungsi enzim. Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan bayi?

  • 0-5 bulan: 200 mg kalsium per hari.
  • 6-11 bulan: 270 mg kalsium per hari.

Penting untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian bayi, karena kekurangan kalsium dapat menyebabkan hipokalsemia yang mengganggu fungsi saraf, otot, tulang, dan jantung si Kecil. 

Bayi yang kekurangan kalsium juga cenderung lebih mudah sakit, serta rentan mengalami masalah tulang dan saraf di kemudian hari. 

Daftar Makanan Tinggi Kalsium untuk Bayi

Setelah memahami berapa kebutuhan kalsium harian si Kecil, Bunda juga harus tahu rekomendasi makanan tinggi kalsium yang bagus untuk bayi: 

1. ASI

ASI adalah sumber kalsium tinggi yang utama dan terbaik untuk bayi, karena dalam 1 liter ASI dapat mengandung 261 mg kalsium. Jumlah kalsium ini pun bisa tetap stabil selama Bunda menyusui.

Selain kalsium, ASI juga tinggi lemak sehat, protein, zinc, AA dan DHA, asam folat, dan zat bioaktif seperti antibodi yang penting untuk tumbuh kembang si Kecil.

Sebaiknya jangan berikan susu lain pada bayi di bawah 1 tahun, tanpa persetujuan dokter terlebih dahulu. 

2. Teri Nasi

Ikan teri nasi adalah salah satu makanan tinggi kalsium untuk bayi yang mudah didapatkan.

Per 100 gram teri nasi kering bisa mengandung 1.000 mg kalsium, dengan 1.000 mg fosfor, 3 mg zat besi, dan 32,5 gram protein.

Ikan teri nasi juga termasuk sumber makanan dengan omega-3 dan DHA tinggi yang berperan penting dalam pembentukan sebagian besar struktur otak.

3. Keju

Untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian bayi dengan mudah, berikanlah MPASI dari keju.

Per 100 gram keju cheddar dapat mengandung 777 mg kalsium, dalam 30 gram keju parmesan mengandung 240 mg kalsium, dan setiap 60 gram keju mozarella mengandung 242 mg kalsium. 

Keju juga merupakan sumber protein hewani yang baik untuk bayi. Keju dapat ditaburkan di atas camilan atau makanan utama bayi, seperti bubur, sup, atau sayuran kukus.

4. Yogurt

Yogurt adalah salah satu makanan tinggi kalsium untuk bayi. Satu porsi kecil yogurt (85 gram) umumnya dapat menyediakan sekitar 122 - 192 mg kalsium untuk bayi.

Kandungan kalsium dalam yogurt biasa umumnya lebih tinggi daripada greek yogurt. Kandungan kalsium yogurt bisa berbeda tergantung jenisnya, tapi semuanya sama-sama tinggi kalsium dan bagus untuk bayi.

Sebaiknya pilih yogurt yang tanpa rasa (plain yogurt) ya, Bun, untuk mencegah asupan gula berlebih pada bayi. Bunda bisa tambahkan potongan buah segar untuk menambah cita rasa manis alaminya.

Baca Juga: 15 Jenis Protein Hewani untuk MPASI dan Manfaatnya

5. Sarden

Sarden kalengan bisa bantu penuhi kebutuhan kalsium bayi karena mengandung 240 mg kalsium. Kadar merkurinya juga rendah sehingga bisa jadi pilihan seafood yang lebih aman untuk bayi.

Selain itu, sarden kaya akan omega-3 yang penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf bayi. Ikan ini juga mengandung kalsium dan vitamin D yang membantu memperkuat tulang serta gigi.

Sementara itu, kandungan vitamin B12, zat besi, dan selenium dalam sarden mendukung daya tahan tubuh. 

6. Udang 

Udang juga menjadi makanan tinggi kalsium untuk bayi. Udang juga rendah merkuri dibanding hasil laut lainnya. 

Per 100 gram udang windu mengandung 30 mg kalsium dengan 11,4 gram protein, sedangkan 100 gram udang galah segar dapat mengandung 87 mg dengan 16,5 gram protein.

Selain kalsium, udang merupakan sumber asam lemak omega-3, iodium, zinc, serta vitamin B6 dan B12 yang baik untuk perkembangan si Kecil.

7. Bayam

Selain menjadi sayuran tinggi zat besi, bayam juga mengandung cukup kalsium untuk bayi. Namun, beda cara mengolah, kandungan kalsiumnya juga bisa jadi berubah.

Sebagai contoh, bayam segar mentah mengandung 166 mg kalsium per 100 gram, sedangkan jika dikukus bisa mengandung 239 mg kalsium dan bayam rebus mengandung 150 mg kalsium dengan berat yang sama.

Bunda bisa membuat puree dari bayam atau mencampurnya dengan ASI untuk dibuat jus bayam yang lezat. 

8. Brokoli

Tidak kalah dari bayam, brokoli juga merupakan makanan tinggi kalsium untuk bayi. Dalam 120 gram brokoli terkandung 112 mg kalsium, cukup tinggi untuk menjadi pilihan bubur MPASI atau finger food untuk camilan bayi.

Agar kandungan gizinya tidak hilang, kukus brokoli selama 3–5 menit. Mengukus adalah cara terbaik untuk menjaga nutrisi brokoli tetap optimal, termasuk vitamin C-nya.

Dioseng-oseng sebentar dengan sedikit air juga efektif dalam mempertahankan nilai gizinya.

9. Bok Choy 

Sayuran hijau lain yang bisa jadi alternatif sumber kalsium untuk bayi adalah bok choy. 100 gram bok choy mengandung 40 mg kalsium. 

Sama seperti bayam dan brokoli, bok choy bisa dijadikan puree dan dikombinasikan dengan protein untuk menambah nutrisi untuk si Kecil. 

10. Tempe

Tempe bisa menjadi makanan tinggi kalsium untuk bayi dari sumber nabati.

Per 100 gram tempe (2 potong sedang) mengandung 517 mg kalsium. Tempe juga menjadi sumber fosfor, zat besi, dan protein yang bagus untuk MPASI bayi.

Tempe dapat disajikan dengan cara dikukus, ditumbuk, atau dipotong kecil-kecil agar mudah dikonsumsi.

11. Tahu

Siapa sangka kandungan kalsium tahu termasuk cukup banyak? Per 100 gram tahu putih mentah bisa mengandung 223 mg kalsium, dengan 183 mg fosfor, dan 3.4 mg zat besi.

Kalsium diperlukan untuk tulang dan gigi yang kuat, sedangkan zat besi sangat penting untuk pembentukan darah yang sehat, mencegah anemia, serta mendukung perkembangan otak dan sistem kekebalan tubuh bayi.

Baca Juga: 9 Pilihan Protein Nabati untuk MPASI Bayi yang Lezat & Bergizi

12. Kacang-kacangan 

Kacang-kacangan seperti almond, kenari, dan hazelnut mengandung kalsium dalam jumlah yang bervariasi.

Almond adalah yang tertinggi, sekitar 75 mg kalsium per 30 gram, disusul hazelnut dengan 56 mg kalsium per 30 gram dan kenari sekitar 28 mg kalsium per 30 gram sajian. 

Untuk bayi, Bunda bisa olah kacang dengan blender atau food processor sampai benar-benar halus seperti pasta lalu dijadikan topping yogurt atau dicampur ke dalam bubur. 

Alternatifnya, gunakan selai kacang almond. Selai almond dapat dioleskan pada roti gandum, dicampurkan ke dalam bubur, atau digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan bayi lainnya. 

13. Biji Wijen 

Biji wijen merupakan salah satu makanan tinggi kalsium untuk bayi, dengan 280 mg kalsium per ons biji wijen yang disangrai. Untuk bayi, biji wijen dapat ditaburkan ke dalam makanan atau dicampurkan dalam bubur.

14. Edamame

Edamame (kacang kedelai Jepang yang direbus) adalah sumber kalsium yang bagus untuk bayi, karena mengandung 100 mg kalsium per 75 gram porsinya.

Olah edamame dengan blender atau food blender sampai halus sebelum diberikan ke bayi. 

15. Jeruk

Buah-buahan juga mengandung kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan harian bayi.

Jeruk mengandung sekitar 60 mg kalsium per 150 gram. Selain kalsium, jeruk kaya akan vitamin C yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh si Kecil. 

16. Kiwi

Kiwi menyediakan 50 mg kalsium per cangkir. Kiwi cocok dijadikan camilan sehat untuk bayi karena rasanya yang manis dan teksturnya yang lunak. 

Untuk menemukan berbagai resep MPASI yang enak bergizi menggunakan bahan-bahan di atas, Bunda bisa langsung unduh e-book Inspirasi MPASI Kaya Kalsium.

Resep-resepnya dibuat oleh Chef Devina Hermawan dan dr. Brenda Shahnaz, CBS, CIMI, sehingga terjamin kandungan gizi dan kelezatannya. Cek sekarang, gratis!

Pentingnya Kalsium untuk Pertumbuhan Bayi

Kalsium bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang si Kecil. Apa saja peran kalsium untuk bayi? 

1. Membantu Pertumbuhan Tulang dan Gigi

Kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh berbagai bagian tubuh, terutama untuk membangun tulang dan gigi yang kuat. 

Anak-anak yang mendapatkan cukup kalsium sejak dini akan memiliki tulang yang lebih kuat saat dewasa, sehingga terlindungi dari risiko pengeroposan tulang di kemudian hari.

Bayi yang kekurangan kalsium dan vitamin D akan berisiko mengalami rakitis, yaitu kondisi yang menyebabkan tulang lunak, pertumbuhan terhambat, serta otot yang lemah dan gampang nyeri.

2. Mendukung Fungsi Saraf dan Otot

Kalsium berperan dalam kontraksi otot, transmisi sinyal saraf, serta pelepasan hormon dalam tubuh. 

Jika asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk menjaga fungsi sel tetap normal. Hal ini bisa menyebabkan tulang jadi lebih rapuh.

Selain itu, kalsium juga membantu mengatur tekanan darah. Oleh karena itu, makanan tinggi kalsium untuk bayi sangat penting untuk memastikan fungsi saraf dan otot berjalan dengan optimal.

3. Mencegah Hipokalsemia 

Hipokalsemia adalah kondisi kadar kalsium dalam darah yang terlalu rendah sehingga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan pada tulang, otot, dan sistem saraf. 

Gejala hipokalsemia bervariasi tergantung pada seberapa rendah kadar kalsium dalam darah dan seberapa cepat penurunannya terjadi, antara lain: 

  • Rewel.
  • Muntah.
  • Tampak lemas, lesu, atau kurang responsif.
  • Mengalami tremor dan kejang.
  • Kesulitan menyusu.

Itulah mengapa makanan tinggi kalsium untuk bayi sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatannya. Pastikan kebutuhan kalsium hariannya selalu terpenuhi, ya!

Tips Memberikan Makanan Kaya Kalsium pada Bayi

Simak tips di bawah ini supaya Bunda bisa memaksimalkan pemberian makanan tinggi kalsium untuk bayi: 

1. Kombinasikan dengan Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam membantu tubuh menyerap kalsium dengan optimal. 

Tanpa vitamin D, kalsium tidak dapat terserap dengan baik untuk membangun tulang yang kuat. Karena vitamin D tidak banyak ditemukan dalam makanan bayi, dokter biasanya merekomendasikan suplemen, terutama untuk bayi yang diberi ASI. 

Sementara itu, bayi yang mengonsumsi susu pertumbuhan umumnya sudah mendapatkan cukup vitamin D karena susu pertumbuhan telah diperkaya dengan nutrisi ini.

2. Buat Smoothies Kaya Kalsium 

Smoothies dapat menjadi cara lezat dan sehat untuk meningkatkan asupan kalsium bayi. Gunakan buah segar tinggi kalsium dan campurkan dengan ASI. 

Selain memberikan kalsium, smoothies juga mengandung serat dan vitamin yang baik untuk pertumbuhan bayi.

3. Berikan Sebagai Camilan

Kalau si Kecil sedang susah makan MPASI, coba berikan makanan tinggi kalsium sebagai cemilan untuk bantu memenuhi kebutuhan harian bayi.

Misalnya, yogurt tawar yang diberikan topping buah segar dan potongan kacang kenari. Edamame rebus juga bisa disajikan sebagai camilan yang kaya kalsium untuk bayi. 

Semoga artikel ini membantu, ya!

Pilih Artikel Sesuai Kebutuhan Bunda

Temukan Topik Lainnya

Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Image Banner Diary Generasi Maju (DGM MPASI)

Kalkulator Zat Besi

Image Banner Kalkulator Zat Besi